Demo Room Practical Room Other Facilities
Professional Adult (Dewasa) Child (Anak) Special Design
Press Gallery Photo Gallery Video Gallery

Artikel ChezLely

Soon Heng Fish Head Curry

soon_heng_fish_head_curry.jpg

soon_heng_black_squid.jpg

Siang itu kami menjejakkan kaki di sebuah restoran di kawasan Kinta Road, Singapore. Perjalanan kali ini adalah untuk mencicipi masakan yang menjadi trade mark Singapore. Apalagi kalau bukan kari kepala ikan. Begitu populernya sampai-sampai belum lengkap rasanya kalau tidak mencicipinya.

Kepopuleran kari kepala ikan kakap rupanya berawal dari kedatangan seorang perantau bernama Gomez. Ia membuka warung yang menyajikan gulai ikan di Sophia road tahun 1949. Tidak jauh dari warungnya berdiri sebuah kopitiam (warung kopi) yang memperkerjakan seorang perantau dari Fuzhou bernama Hoong Ah Kong. Ia melihat kesuksesan yang diraih oleh Gomez. Hal ini mendorongnya untuk mencoba membuat gulai ikan.

Hoong Ah Kong lantas mencoba menyesuaikan citarasa gulai dengan lidah Tionghoa, yaitu dengan menambahkan jeruk nipis dan asam jawa. Agar tidak dicap sebagai peniru, ia memodifikasi gulai dengan menggunakan kepala ikan yang memang sangat digemari oleh orang Tiongkok. Daging bagian pipi dan rahang ikan terasa sangat lembut bila dimasak dengan cara dikukus. anpa disadari Ah Kong telah melahirkan varian baru dari kari kepala ikan yang digemari hingga kini. Sajian tersebut dapat dinikmati di restoran Soon Heng di Kinta Road.

Selain fish head curry, menu yang jadi jagoan adalah black squid alias cumi hitam. Masakan ini benar-benar mantap, meski berwarna hitam karena cumi-cumi dimasak lengkap dengan tintanya, rasanya sangat jauh berbeda dari penampilannya. Cuminya lembut, sama sekali tidak keras. Tidak tercium bau amis karena tertutupi oleh harum rempah-rempah yang digunakan saat memasak. Sangat cocok disantap dengan sepiring nasi hangat. Maka lengkaplah pengalaman makan siang di Soon Heng Restaurant